Malanggik

malanggik adalah salah satu seni budaya minang yang sudah diambang kepunahan, hampir sudah tidak pernah lagi terdengar keberadaanya. dengan malanggik seseorang bisa melepasakan cauraian hatinya. apakah itu kegalauan, kegembiraan ataupun hal-hal lain yang tidak bisa Ia sampaikan secara langsung.

malanggik dilakukan oleh seseorang dengan cara menyampaikan perasaan hatinya dari tempat yang tinggi dengan meneriakan sebait pantun dengan irama khas. langgik akan ditujukan kepada seseorang atau sekelompok orang yang bisa mendengar suara tersebut. bisasanya kalau ada yang mendengar dari orang tersebut juga akan dibalas dengan langgik.

Iklan

Orangnya bukan Jabatanya

Hasil gambar untuk gambar kursiPada sebuah diskusi antara penulis dengan beberapa rekan tentang adanya pemahaman keliru yang sudah diterima turun temurun tentang Jabatan/penempatan anggota pada sebuah organisasi. Adanya jabatan potensial dan tidak potensial, jabatan basah dan jabatan kering atau jabatan/penempatan bagi anggota yang ada masalah atau dalam pembinaan. Dalam bentuk gamblang dapat kita lihat atau mungkin pernah kita rasakan, saat ditempatkan pada salah satu satuan yang menurut pemahaman seluruh personil adalah satuan yang potensial, rekan-rekan kerja akan berkomentar “hebat,,,mantap tu”,, akan tetapi saat ditempatkan pada satuan atau bidang lain yang tidak dianggap potensial, rekan kerja akan berkomentar, “apa masalahnya, sabar sabar sajalah dulu”. Padahal anggota ini dipindahkan/ditempatkan mungkin karena sesuai dengan keahlian atau tuntutan tugas, akan tetapi orang lain/personil lainya atau mungkin masarakat banyak punya pemahaman yang kurang baik tentang itu……ironis memang….

Ibu Emalia 31 Th Mengadi Dengan Sepenuh Hati

Gambar

Ibu tiga anak kelahiran tahun 1960 merupakan anak ke 3 dari 3 orang bersaudara. Anak bungsu pasangan H samsiah harun dan H samsudin ini merupakan seoarang ibu yang cukup ulet dan telaten. Dari perkawinanya dengan Maizul tahun 1985 telah dikarunia 3 putri, Si sulung Luci Mulia sari, Rota Wahyuni dan sibungsu Tri Zuliani. Ibu Tangguh yang berasal dari Toboh Balabah Padang pariaman ini sehari-hari bekerja di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumatera barat, 31 tahun sudah beliau mengabdi sebagai pegawai negeri sipil di jajaran Kupolisian Polda Sumatera Barat. Walau masa pengabdian tinggal 4 tahun lagi, terlihat semangat kerja masih terpancar di wajahnya “nikmati dan sukuri pekerjaan yang sudah dipercayakan kepada kita”, ucapanya disela-sela menyiapkan beberapa surat di Sentra Pelayanan kepolisian polda Sumbar di Jalan Jenderal Sudirman No 55 Padang.

HUT HKGB KE 60 DI SUMBAR MERIAH


Berbagai macam kegiatan dilaksanakan Bhayangkari Sumatera Barat dalam memeriahkan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 60, diantaranya  lomba pidato,  lomba menulis,  serta kegiatan seminar Parenting dengan tema “bagaimana menjadi orang tua yang baik” dengan nara sumber DR Ii Sri Atusti Dosen ITS Surabaya. Acara puncak dilaksanakan pada hari jumat tgl 10 Oktober 2012  dengan mengelar olah raga bersama dihalaman Polda Sumbar yang diikuti oleh seluruh personil Polda, ibu-ibu bhayangkari utusan dari masing-masing satwil, “dengan kegiatan ini diharapkan hubungan silaturahmi akan lebih terjalin dengan baik antar sesama anggota bhayangkari, serta bhayangkari bisa menjadi ibu dalam keluarga dan mendorong suami dalam bertugas” ucap Ibu titin Reko salah seorang pengurus Bhayangkari daerah sumbar disela-sela acara olahraga bersama tersebut.

Firdaus Anggota IKLAS Kota Padang Kena Musibah Banjir


Ketika Warga sedang menikmati buka puasa pada hari rabu tanggal 25 Juli 2012 banjir datang melanda kota Padang, Ribuan Hektar sawah habis direndamnya, rumah-rumah penduduk rusak terendam dengan semua isinya. Firdaus salah seorang anggota Ikatan keluarga Lasi Kota Padang juga tak luput dari musibah ini, rumahnya yang terletak di Gunung Pangilun direndam oleh air sampai ke atap, Perabotan, pakaian serta barang-barang elektronik rusak diterjang air Bah yang datang dari arah Limau Manis ini. esoknya Hari sabtu tgl 26 juli 2012  ketua IKLAS Kota Padang H Yetrizal khatib beserta anggota datang manyilau Firdaus ke kediaman digunung pangilun, “Semoga musibah ini bisa kita jadikan sebagai alat untuk memperteguh Iman kita kepada ALLAH SWT” kata beliau saat berdialog dengan Firdaus.

Ketua Iklas Kota Padang H Yetrizal Khatib Jadi Kakan Depag Kota Padang


Ikatan Keluarga Lasi Patut bebangga karena Ketuanya H Yetrizal Khatib kembali dipercaya memegang jabatan Ka Kandepag Kota Padang, dimana sebelumnya beliau dipercaya juga sebagai Kakandepag Kab Agam dan Kakandepag Kota Padang Panjang. Semoga beliau dapat mengemban amanah dengan baik dan bisa menjadi panutan serta mampu bekerjasama dengan dinas instansi lainya dalam menjadikan kota padang,  menjadi kota yang Religius bagi warganya.