Disiplin dan etika Berlalu Lintas

lalu lintas  adalah urat nadi dari pertumbuhan ekonomi masyarakat. dengan lancarnya lalu lintas banyak kemudahan yang akan diperoleh, mulai dari jarak yang terasa akan semakin dekat, waktu yang akan semakin pendek, biaya yang akan semakin sedikit. namun disamping begitu banyaknya kemudahan yang dihadirkan oleh lalu lintas, ternyata  juga ada se abrek persoalan yang dimunculkanya, mulai dari tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan serta ketidak nyamanan kita dalam berkendara, diduga penyebab semua ini adalah rendahnya disiplin dan etika pengguna jalan raya seperti parkir di lokasi yang dilarang, menerobos lampu merah,  mendahului dari lajur kiri, menyeberang disembarang tempat dan lain sebagainya. disiplin berarti mematuhi semua aturan lalu lintas sedangkan  Beretika berarti,  mengedepankan sopan santun, mendahulukan pejalan kaki atau memberi kesempatan kepada kendaraan lain yang sedang memutar, atau memberikan kesempatan mobil yang sedang dalam tanjakan. dengan berdisiplin dan beretika dalam berlalu lintas niscaya kenyaman dan ketertiban  dijalan raya bisa kita wujudkan…

Iklan

Ibu Emalia 31 Th Mengadi Dengan Sepenuh Hati

Gambar

Ibu tiga anak kelahiran tahun 1960 merupakan anak ke 3 dari 3 orang bersaudara. Anak bungsu pasangan H samsiah harun dan H samsudin ini merupakan seoarang ibu yang cukup ulet dan telaten. Dari perkawinanya dengan Maizul tahun 1985 telah dikarunia 3 putri, Si sulung Luci Mulia sari, Rota Wahyuni dan sibungsu Tri Zuliani. Ibu Tangguh yang berasal dari Toboh Balabah Padang pariaman ini sehari-hari bekerja di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumatera barat, 31 tahun sudah beliau mengabdi sebagai pegawai negeri sipil di jajaran Kupolisian Polda Sumatera Barat. Walau masa pengabdian tinggal 4 tahun lagi, terlihat semangat kerja masih terpancar di wajahnya “nikmati dan sukuri pekerjaan yang sudah dipercayakan kepada kita”, ucapanya disela-sela menyiapkan beberapa surat di Sentra Pelayanan kepolisian polda Sumbar di Jalan Jenderal Sudirman No 55 Padang.