Perpolisian Masyarakat

berbaur dengan masyarakat

Alhamdulillah paradigma polri sudah mulai berubah, hal ini dapat kita llihat dari program perpolisian masyarakat yang sudah di terapkan.
polmas merupakan model penyelenggaraan fungsi kepolisian yang menekankan pendekatan kemanusiaan (humanistic Aproach) sebagai perujudan dari kepolisian sipil yang menempatkan masyarakat sebagai mitra dalam menciptakan kamtibmas. dikabupaten dharmasraya misalnya,, program polmas ini sudah mulai diterapkan sejak 2005,  yang direalisasikan dalam berbagai bentuk program kerja, yang kesemuaanya menjurus kepada peningkatan rasa aman ditengah masyarakat melalui kerjasama yang setara antara polisi dan masyarakat, dulunya di kabupaten anyar ini tingkat konflik horizontal dalam bentuk perkelahian antar kampung cukup tinggi, yang sudah banyak memakan korban baik jiwa, materi dan lainya, hanya disebabkan permasalahan sepele, rata-rata dari data yang ada 3 samapi 5 kali terjadi perkelahian antar kampung dalam skala kecil dan 1 kali dalam skala besar. Alhamdulillah dengan mengikutsertakan masyarakat, pada bulan puasa tahun 2005 di gedung serbaguna Umega seluruh elemen masyarakat mulai dari ketua pemuda jorong, walinagari, tokoh pemuda, muspika, dan muspida berhasil membuat kesepakatan tentang penanggulangan perkelahian antar kampung.

Iklan